Untuk project yang tidak melibatkan banyak table penempatan dataset/table di form tidak menjadi masalah. Tetapi apabila Anda mengerjakan project yang kompleks dengan banyak tabel, ada baiknya memanfaatkan data module untuk manajemen data yang lebih baik. Database akan terlihat rapih dan memudahkan debugging apabila di masa depan terdapat kesalahan (error).
Berikut langkah-langkah membuat Data Module.
1. Buka Software Delphi Anda: Create Project (Application) seperti terlihat pada gambar:
2. Simpan unit project dengan nama "pdatamoduleun.pas". File-Save Project As.
3. Simpan project dengan nama "pdatamodule.dpr"
4. Buat data module: File-New-Data Module
5. Simpan unit data module dengan nama "dmun.pas" (atau cukup dmun karena delphi secara otomatis menambahkan extension .pas pada setiap file unit).
6. Berinama form data module dengan nama "dm". Lihat object inspector (biasanya terletak di bagian kiri layar) seperti terlihat pada gambar di bawah:
Yups, data module sekarang sudah siap untuk digunakan. Tulisan mendatang saya akan mengupas bagaimana menggunakan data module untuk penempatan database nya.
Berikut langkah-langkah membuat Data Module.
1. Buka Software Delphi Anda: Create Project (Application) seperti terlihat pada gambar:
2. Simpan unit project dengan nama "pdatamoduleun.pas". File-Save Project As.
3. Simpan project dengan nama "pdatamodule.dpr"
4. Buat data module: File-New-Data Module
5. Simpan unit data module dengan nama "dmun.pas" (atau cukup dmun karena delphi secara otomatis menambahkan extension .pas pada setiap file unit).
6. Berinama form data module dengan nama "dm". Lihat object inspector (biasanya terletak di bagian kiri layar) seperti terlihat pada gambar di bawah:
Yups, data module sekarang sudah siap untuk digunakan. Tulisan mendatang saya akan mengupas bagaimana menggunakan data module untuk penempatan database nya.





